Cara Merindukanku

"sebuah sajak yang ditulis karena ilham dari seorang teman yang sering diejek dan mengejek diri sendiri buruk rupa"


Kau Pilih Mana, Kau Mencintaiku atau Aku Mencintaimu?

Malam itu biasa saja. Latihan teater kami baru saja berakhir. Aku melangkah pelan menuju tempat parkir dimana motorku kuparkikrkan. Belum lagi kunyalakan mesin motorku, ia datang menghampiriku. Ia datang dengan wajah sumringah. Dari raut wajahnya aku tahu pastilah ia ingin minta diantar pulang olehku. Dan benar saja, dari bibirnya kudengar permintaan itu ditujukan buatku.

Tentang Rindu yang Kembali

Ini tentang rindu.
Rinduku.

Rinduku itu sederhana.
Hanya karena namamu
hanya karena sapamu
hanya karena bayangmu
aku bisa rindu.
Dan lupanya bisa sangat sukar.

Ah, aku jadi rindu.
Entah kapan lupanya.

Lelaki yang Mati Memeluk Gitar

Aku memandangnya dari deret kursi terakhir di gedung ini. Kali ini lebih dari pucuk hidung yang selalu membuai imajinasiku. Permata ber...