Silariang II

Bunga dan tangkainya kini mulai mengenal pisah
Sejak kemarau mulai meracuni ranting-ranting menjadi rapuh
Dinding duniaku pun retak karena ia tak berongga

How to Attract A Man Without Talking

If you like someone you see fluently. But he looks like never aware with your exist. You want to being closer to him, make him know about you, but you're too shy to talk with him. So, you search in google 'How to attract a man without talking' and found a lot of ways. 

Tatapan yang Beradu #2

.......
Ada satu tatapan mata, yang akhir-akhir ini selalu mengusikku. Tatapan mata yang sayu dan aneh. Tatapan mata yang seolah punya isyarat yang tak dapat aku mengerti di dalamnya.

Tatapan yang Beradu

"kita hidup di dunia yang terlalu banyak batasan. dan aku mengerti kita sama-sama tak mampu melawan batasan-batasan itu" 

Perjalanan Pulang

mungkin beginilah kira-kira isi hati perempuan dan laki-laki yang tengah berboncengan saat pulang.

Tapi...

Matamu menatap amat dalam
Berlapis beningnya airmata yang sebentar lagi jatuh menyusuri pipimu

Sore Terakhir

Pikiran Arman tak lagi terfokus pada penjelasan gurunya. Ia hanya menatap kosong pada dunia di luar jendela kelasnya. Tak peduli meski cahaya matahari membus kaca menyilaukannya. Hatinya tak tertambat sama sekali pada apa yang diterangkan gurunya. Seolah ada sesuatu, namun ia merasa bukan kegelisahan jam pelajaran terakhir seperti biasanya.

Laptop Ini Aku Pinjam

Jam istirahat kedua tidak lama lagi akan berakhir. Keram melanda kakiku begitu hebatnya. Tak heran, sebab waktu istirahat keduaku hanya kuhabiskan dengan tidur di bangkuku. Mataku masih begitu berat terasa. Aku tak bergeming dari tempat dudukku dan hanya menatap kosong pada proyeksi cahaya dari proyektor ketika teman-temanku memutar film.

Kopi dan Cerita yang Mengiringinya

Apa yang membuat kopi menjadi minuman yang amat populer di dunia? Apakah rasa pahitnya? Apakah hangatnya? Apakah susu yang ditambahkan ke dalamnya? Mungkin saja. Minuman ini juga punya kekuatan tersendiri dalam menghangatkan suasana. Tak heran warung-warung kopi sejak zaman dahulu selalu ramai akan cerita. Mulai cerita politik hingga cerita batu akik. Tapi bagiku bukan itu semua yang menjadikan kopi terasa begitu nikmat. Segala kenangan dan ketenangan yang dibawanyalah yang menjadikannya begitu nikmat.

Gusar dan Kau

puisi yang saya lontarkan sewaktu perdebatan pecah di grup LINE pada waktu dini hari. maklum saja kalau agak alay, sebab yang membuat adalah orang yang sedang dilanda insomnia.

Tatapan Seekor Anjing

Judulnya "Tatapan Seekor Anjing", atau sebut saja ini cerita 'dikejar anjing'. Mungkin kedengarannya tidak keren dan tidak menarik, tapi izinkan saya menceritakan hal yang menurut saya lucu ini. Kalaupun menurutmu tak lucu, setidaknya jangan biarkan saya tertawa sendirian. Simpul senyummu sudah cukup menemani.

Kertas Ujian

Sebagai seorang siswa sekolah menengah atas, saya baru saja melewati ujian akhir semester sekaligus ujian penaikan kelas yang akan menentukan apakah saya layak untuk naik ke kelas dua belas atau tidak.

Cara Merindukanku

"sebuah sajak yang ditulis karena ilham dari seorang teman yang sering diejek dan mengejek diri sendiri buruk rupa"


Kau Pilih Mana, Kau Mencintaiku atau Aku Mencintaimu?

Malam itu biasa saja. Latihan teater kami baru saja berakhir. Aku melangkah pelan menuju tempat parkir dimana motorku kuparkikrkan. Belum lagi kunyalakan mesin motorku, ia datang menghampiriku. Ia datang dengan wajah sumringah. Dari raut wajahnya aku tahu pastilah ia ingin minta diantar pulang olehku. Dan benar saja, dari bibirnya kudengar permintaan itu ditujukan buatku.

Tentang Rindu yang Kembali

Ini tentang rindu.
Rinduku.

Rinduku itu sederhana.
Hanya karena namamu
hanya karena sapamu
hanya karena bayangmu
aku bisa rindu.
Dan lupanya bisa sangat sukar.

Ah, aku jadi rindu.
Entah kapan lupanya.

Sepasang Angkuh

Sebut saja namanya lelaki
Dari tulang rusuknya kemudian diciptakan satu manusia lagi
bernama perempuan
Sang lelaki diciptakan tangguh tapi ada ketidak pekaan dalam dirinya
Sedang yang perempuan tercipta begitu anggun, namun penuh rasa sungkan

Permintaan Seorang Pendosa


Selalu saja kita dihadapkan dengan batasan-batasan
yang tak pernah memberi kejelasan
Katamu, ada yang harus kita mengerti
dari segala norma yang telah ditetapkan
namun bagiku sama saja,
segala aturan tak dapat menghapuskan
bahwa "aku cinta kau"

Pindah Sekolah


Aku baru saja selesai berkonsultasi dengan pembinaku mengenai persoalan oraganisasi yang tengah kuurus. Sebegitu banyaknya permasalahan yang kukonsultasikan,

Pulsa

Diujung koridor itu, seorang gadis menatap sendu pada lapangan dihadapannya. Dinding yang sekitar satu meter lebih itu jadi tumpuan sikutnya. Aku tahu, pasti ada sesuatu yang mengusik kebahagiaannya kali ini. Aku tahu, sebab dia adalah gadisku -- begitu inginku.

Aku sapa ia bermaksud ingin membantu menghilangkan gusarnya. "Aku merindukan lelakiku. Ia tak hadir hari ini, 'kan?" jawabnya yang menerbitkan sedikit perih dalam dadaku.

"Lelakimu?"

Silariang

Empat kuntum bunga melati darimu masih harum dalam sakuku
Malam itu, segala risau, takut, kegelisahan, ketakutan, keputusasaan,
Seketika menjadi satu dalam rindu yang mempertemukan kita
Engkau dangan kelimbunganmu yang tak rela melepaskanku

Patrick Star Menjadi Otto Iskandardinata


Bel tanda jam istirahat sudah berbunyi. Tapi Ali masih saja sibuk dengan catatannya. Ia tengah serius menyalin tugas dari temannya. Sama sekali ia tak merasa terganggu dengan suasana sekitarnya. Teman-temannya telah keluar masuk kelas – ada yang membawa makanan, ada pula yang tidak – tapi ia masih saja begitu serius menyelesaikan apa yang ia kerjakan. Padahal biasanya ia begitu tak acuh pada tugas-tugas yang diberikan kepadanya.

Lelaki yang Mati Memeluk Gitar

Aku memandangnya dari deret kursi terakhir di gedung ini. Kali ini lebih dari pucuk hidung yang selalu membuai imajinasiku. Permata ber...