Bunga dan tangkainya kini mulai
mengenal pisah
Sejak kemarau mulai meracuni
ranting-ranting menjadi rapuh
Dinding duniaku pun retak karena ia
tak berongga
"kita hidup di dunia yang terlalu banyak batasan. dan aku mengerti kita sama-sama tak mampu melawan batasan-batasan itu"
mungkin beginilah kira-kira isi hati perempuan dan laki-laki yang tengah berboncengan saat pulang.
Aku memandangnya dari deret kursi terakhir di gedung ini. Kali ini lebih dari pucuk hidung yang selalu membuai imajinasiku. Permata ber...