Permintaan Seorang Pendosa


Selalu saja kita dihadapkan dengan batasan-batasan
yang tak pernah memberi kejelasan
Katamu, ada yang harus kita mengerti
dari segala norma yang telah ditetapkan
namun bagiku sama saja,
segala aturan tak dapat menghapuskan
bahwa "aku cinta kau"


Konsentrasiku hanya tertuju padamu
bukannya pada apa yang menghapra di hadapanku
Jadi mengertilah bila aku tak suka kalau kau terus bertanya
"akankah cinta ini membawa pahala buatku?"
sebab sejatinya tak pernah ada cinta yang benar-benar dapat
memasukkan kita ke penjara
sekalipun cinta itu sendiri
dapat mengantarkan kita ke neraka
yang selalu kau takutkan

Aku bukannya tidak takut akan dosa
Kisah-kisah tentang siksa neraka juga membuatku merinding
Tapi pahamilah bahwa aku butuh kau
Sebab aku telah begitu menjijikkan di mata semua orang

Aku percaya teduh senyummu
dapat membasuh segala noda di tubuhku
Dan kukira,
kaulah yang akan memapahku
menuju tempat
yang kau sebut surga

No comments:

Post a Comment

Lelaki yang Mati Memeluk Gitar

Aku memandangnya dari deret kursi terakhir di gedung ini. Kali ini lebih dari pucuk hidung yang selalu membuai imajinasiku. Permata ber...