puisi yang saya lontarkan sewaktu perdebatan pecah di grup LINE pada waktu dini hari. maklum saja kalau agak alay, sebab yang membuat adalah orang yang sedang dilanda insomnia.
- Sekiranya mataku tak lama lagi akan terpejam
Namun senyummu lantas membayang,
lirih suaramu lantas menggema
Aduhai, tak tidur aku hingga pagi menyingsing - Malam ini lelah tak cukup mampu menggoda
batinku menuju pembaringan
Kunyalakan tv,
berharap kantuk dapat merasuk tanpa kusadari
Sialnya, fatamorgana dirimu menguasai kotak kaca di hadapanku
Ah sial!
Tidurku telah kau renggut! - Kutatap bulan yang menerangi suntukku
Aku dapat berkhayal dapat berlari menuju bulan di atas kepalaku
Sekali lagi, harapanku melonjak,
imajinasiku memproyeksikan dirimu bersanding menujunya
Seandainya saja tak ada tidur yang akan terganggu,
sudah kuteriakkan umpatan kepadamu - Segelas kopi terhidang buat diriku sendiri
Segera kuselesaikan segala soal perhitungan yang menumpuk
Kucari buku teori 'tuk jelaskan kantukku yang hilang olehmu
Betapa malangnya, segala huruf menjelmakan namamu - Kuberanikan diri membarikan diri
Pandangan yang terpaku pada langit-langit,
bibir yang tak henti menyebut namamu,
mataku lalu terpejam
Setelahnya, kulihat kau menari-nari dalam alam bawah sadarku
Betapa kacau pagiku
sebab kau menambahkannya
dengan satu senyum
No comments:
Post a Comment