Dari Adam ke Alan


bagaimana mestinya aku memanggilmu kekasih?

kalau dunia saja tak memberi restu pada rasa yang kupendam untukmu
cinta ini terbenam jauh di dalam sukma
dan seluruh daya yang ada
telah kualihkan memendam semuanya hingga tak membekas
namun selorohmu yang amat renyah menggema
membongkar seluruh tameng yang sudah terpasang kokoh

sayang – jika aku boleh memanggilmu
raga kita memang tercipta serupa
dada kita tak pernah mengalirkan masa depan
tengkuk kita selalu bersuara rendah
namun jantung ini
tak pernah berdegup pada seorang hawa
hanya kepadamu
kebahagiaan ada menjelma angan-angan
yang selalu ditentang dogma

maaf, karenaku mantarimu kini
terbenam di timur langit

(29 Februari 2016)

Bukan maksudnya mau promosi begituan, cuma terinspirasi saja karena terlalu banyak dibahas di tv.

No comments:

Post a Comment

Lelaki yang Mati Memeluk Gitar

Aku memandangnya dari deret kursi terakhir di gedung ini. Kali ini lebih dari pucuk hidung yang selalu membuai imajinasiku. Permata ber...