Tanggal

Apa kita perlu tanggal
Untuk mengenang aromamu
Pertama kali menari di sela bulu hidungku?

Barangkali kita terlalu naif
hingga tak ada kata
sewaktu pandanganmu menimpa penglihatanku
Memang melulu matamu
Yang mencari-cari perkara dalam sukmaku

Sayang, aku tak butuh tanggal,
tak perlu waktu
Untuk merayakan roman yang tidak pernah nyata
Sebab kau pun tak akan menjawab
Bila aku bertanya:
“Tanggal berapa hari ini?”


No comments:

Post a Comment

Lelaki yang Mati Memeluk Gitar

Aku memandangnya dari deret kursi terakhir di gedung ini. Kali ini lebih dari pucuk hidung yang selalu membuai imajinasiku. Permata ber...