Pergi Jauh

Aku akan pergi jauh dari lenganmu
Sangat jauh dari pandanganmu
Jarak ialah satuan yang tidak pernah mampu kita bantah
Sepucuk pesan penuh cumbu hanyalah angan
Yang di dalamnya kejelasan tiada bermakna

Aku ini amat peragu, sayang
Bukan kasihmu yang kusangsikan
Melainkan jiwaku,
Dipenuhi kepengecutan yang barangkali belum
mampu memelukmu di hingarnya kota
Hanya ada mimpi
Yang isinya melulu melibatkanmu


Perihnya masih di dada,
Masih di mata, sayang

Menetaplah di sini
Akan ada bahu yang lebih kokoh untuk keningmu
Akan ada pelukan yang lebih hangat untuk menjangkaumu
Pun bila berjodoh di suatu masa
Aku akan menemukanmu

Dan kita bisa saling menukar rindu

(20/11/'16)

No comments:

Post a Comment

Lelaki yang Mati Memeluk Gitar

Aku memandangnya dari deret kursi terakhir di gedung ini. Kali ini lebih dari pucuk hidung yang selalu membuai imajinasiku. Permata ber...